:

Kejurprov Voli Pasir U-17 2026 di Sumenep Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Menuju Level Nasional

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id -  Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pasir U-17 Jawa Timur 2026 yang digelar di Kabupaten Sumenep diharapkan menjadi momentum strategis dalam mencetak atlet-atlet muda berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.

 

Harapan tersebut disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Kejurprov Voli Pasir U-17 2026 di GOR A. Yani Pangligur, Rabu (1/7/2026). Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan tidak sekadar menjadi agenda kompetisi olahraga tahunan, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan atlet usia dini yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan.

 

"Melalui kejuaraan ini, para atlet muda memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membangun karakter sebagai seorang olahragawan," kata Fauzi.

 

Ia menilai, Kejurprov Voli Pasir U-17 menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui persaingan yang sehat, sportif, dan kompetitif. Dari ajang tersebut diharapkan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga Indonesia di berbagai kejuaraan bergengsi.

 

Menurut Fauzi, pembinaan atlet sejak usia dini merupakan fondasi utama dalam menciptakan prestasi olahraga yang berkelanjutan. Melalui kompetisi seperti Kejurprov, bibit-bibit atlet potensial dapat terjaring dan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai ajang yang lebih tinggi.

 

"Kejurprov Voli Pasir U-17 menjadi wadah bagi generasi muda menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui persaingan yang sehat, sportif, dan kompetitif untuk menjadi juara," ujarnya.

 

Fauzi juga mengingatkan bahwa prestasi tidak diraih secara instan. Dibutuhkan proses pembinaan yang panjang, latihan yang disiplin, serta pengalaman bertanding yang terus diasah agar mampu melahirkan atlet dengan kualitas, mental juara, dan semangat pantang menyerah.

 

Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai sarana belajar sekaligus mempererat persaudaraan antaratlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

 

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Provinsi PBVSI Jawa Timur, Edy Swasono, mengatakan Kejurprov Voli Pasir U-17 memiliki nilai strategis karena menjadi bagian dari proses seleksi atlet menuju tingkat nasional.

 

"Juara satu dan juara dua di setiap kelas akan mewakili Pengprov PBVSI Jawa Timur pada Kejuaraan Nasional Bola Voli Pantai U-17 yang akan berlangsung di Palembang pada 4 hingga 9 Agustus 2026," ujar Edy.

 

Ketua Panitia Kejurprov Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026, Syamsiadi, menjelaskan bahwa pada kategori 2x2 diikuti 20 tim putra dan 10 tim putri. Adapun kategori 4x4 diikuti sembilan tim putra dan lima tim putri yang berasal dari sembilan kabupaten di Jawa Timur.

 

Menurutnya, selain menjadi ajang meraih prestasi, kejuaraan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat kontingen Jawa Timur pada berbagai kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi. (sdm)

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *